Loading...
-->

Implementasi Kurikulum Merdeka

Administrator 43 kali

Implementasi Kurikulum Merdeka

SMK 17 Agustus 1945 Genteng secara bertahap dan berkelanjutan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada murid serta selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Pembelajaran Berpusat pada Murid

Dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, guru memberikan ruang yang lebih luas bagi murid untuk aktif, kreatif, dan mandiri dalam proses pembelajaran. Murid didorong untuk:

  • Mengemukakan pendapat
  • Berpikir kritis dan reflektif
  • Mengembangkan potensi dan minat sesuai bakat masing-masing

Guru berperan sebagai fasilitator dan pendamping belajar, bukan satu-satunya sumber pengetahuan.

Pembelajaran Berbasis Projek (P5)

Sekolah melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai bagian penting dari Kurikulum Merdeka. Projek ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai:

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
  • Berkebinekaan global
  • Gotong royong
  • Mandiri
  • Bernalar kritis
  • Kreatif

Kegiatan P5 diwujudkan melalui projek kontekstual yang dekat dengan kehidupan murid dan lingkungan sekitar sekolah.

Diferensiasi Pembelajaran

SMK 17 Agustus 1945 Genteng menerapkan pembelajaran diferensiasi, yaitu menyesuaikan metode, materi, dan penilaian dengan:

  • Kemampuan belajar murid
  • Gaya belajar
  • Minat dan kebutuhan murid

Hal ini bertujuan agar setiap murid mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan optimal.

Penguatan Kompetensi Kejuruan

Kurikulum Merdeka diterapkan dengan menitik beratkan pada:

  • Pembelajaran praktik
  • Penguasaan kompetensi keahlian
  • Kesiapan kerja dan kewirausahaan

Sekolah juga mengarahkan pembelajaran agar relevan dengan kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

Asesmen yang Holistik

Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada:

  • Proses belajar
  • Sikap dan karakter
  • Keterampilan dan pemahaman konsep

Asesmen dilakukan secara diagnostik, formatif, dan sumatif untuk memantau perkembangan belajar murid  secara menyeluruh.

Penguatan Peran Guru

Guru SMK 17 Agustus 1945 Genteng terus meningkatkan kompetensi melalui:

  • Pengembangan perangkat ajar Kurikulum Merdeka
  • Kolaborasi antar guru
  • Refleksi dan evaluasi pembelajaran secara berkala

Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Tags: